Senin, 03 Februari 2014

Tips Daihatsu jambi.sinyal tangan pengemudi

Sinyal Tangan Pengemudi

Tiap
mobil
modern
tentu
telah
dilengkapi
dengan
berbagai
lampu.
Kelengkapan
lampu
standar seperti sein, lampu depan dan belakang itu
bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan
pengendara lainnya. Tapi bagaimana jika lampu-
lampu itu tiba-tiba malfungsi ketika sedang ber­
kendara di jalan raya, semisal akibat bohlam putus
atau ada masalah kelistrikan dan mencari bengkel
terdekat?
Perawatan berkala memang menjadi langkah
preventif untuk meminimalisasi masalah lampu
atau kelistrikan seperti itu. Karena beberapa
pengecekan mekanik bengkel mencakup sistem
lampu. Tapi bukan tidak mungkin, meski sudah
melakukan servis mobil secara rutin, lampu
malfungsi masih bisa terjadi. Lalu apa yang perlu
dilakukan jika ingin melakukan manuver di jalan
seperti belok, ingin berhenti karena ada objek di
depan, atau memberi jalan pengemudi lain?
Pada kondisi seperti itu, Anda perlu memberi
sinyal bagi pengemudi lain untuk
mengkomunikasikan apa yang hendak Anda
lakukan. Sehingga pengemudi lain dapat mengerti
maksud Anda sekaligus menghindari terjadinya
insiden yang tidak perlu. Pemberian sinyal ini bisa
dilakukan menggunakan satu tangan. Hal yang
perlu diingat adalah pemberian sinyal tangan ini
dilakukan sebentar saja agar tangan Anda dapat
memegang setir kembali.
Di beberapa negara, pemberian sinyal dengan
tangan oleh pengemudi mobil hanya diberikan bagi
pengendara sepeda dan sepeda motor. Walau
lampu mobil berfungsi dengan baik. Tapi di negara
lainnya termasuk Indonesia, sinyal dengan tangan
ini juga termasuk untuk pengemudi mobil lain.
Selain untuk melakukan manuver mengemudi,
sinyal tangan ini juga dapat memberi penjelasan
lain. Nah, ketimbang berpantomim tidak jelas,
simak beberapa sinyal tangan yang perlu diketahui
setiap pengemudi dan bisa diterapkan ketika
beberapa lampu mobil Anda tadi tiba-tiba
bermasalah.
1. Belok kanan
Untuk belok kanan, Anda perlu mengeluarkan
tangan kanan Anda sejajar dengan bahu dan
hadapkan telapak ke depan. Sinyal ini diberikan
bagi pengemudi di belakang maupun yang
berpapasan dan cara ini berlaku internasional.
2. Belok kiri
Ketika ingin belok kiri, keluarkan tangan kanan
sejajar bahu dengan telapak menghadap depan.
Lalu gerakkan tangan berputar berlawanan jarum
jam. Sinyal tangan ini juga berlaku internasional.
3. Mengurangi kecepatan hingga berhenti
Sinyal tangan ini diberikan ketika ada penyeberang
jalan di depan, terutama di area zebra cross atau
zona selamat sekolah. Karena bisa jadi pengemudi
di belakang tidak melihat apa yang ada di depan
Anda. Hadapkan telapak tangan ke bawah dan
digerakkan dari atas ke bawah beberapa kali.
4. Mempersilakan mendahului
Bisa jadi karena Anda berkendara terlalu pelan
atau pengemudi belakang sedang terburu-buru dan
menguntit dekat mobil Anda, berikan sinyal tangan
dengan telapak tangan menghadap depan dan
digerakkan dari belakang ke depan 2-3 kali. Sinyal
ini untuk mempersilakan pengemudi di belakang
untuk mendahului.
5. Meminta jalan
Sedikit berbeda dengan ketika belok kiri dan kanan,
sinyal ini diberikan ketika Anda meminta jalan pada
pengemudi dari arah berlawanan. Keluarkan tangan
kanan Anda dan arahkan ke atas dengan telapak
tangan menghadap ke depan. Cara ini juga
dilakukan polisi lalu lintas saat meminta mobil
untuk berhenti.
6. Berterima kasih
Setelah dipersilakan jalan, Anda perlu memberi
tanda mengerti sekaligus berterima kasih. Sinyal
tangan yang bisa diberikan adalah dengan
menghadapkan telapak tangan Anda ke depan atau
thumbs up.

Kunjungi juga blog rey lainnya klik disini---> Daihatsu jambi

Tips Memahami dan Mengendarai Mobil Matic

rey daihatsu-Mobil yang menggunakan transmisi otomatis atau mobil matic sudah ada sejak lama, namun dahulu penggunaan transmisi otomatis belum sepopuler transmisi manual. Hal tersebut disebabkan oleh; proses pergantian gigi yang masih kurang presisi, konsumsi bahan bakar yang tergolong boros dan harganya yang mahal. Kini seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dan semakin padatnya lalu lintas, penggunaan mobil matic justru semakin populer. Kemampuan transmisi otomatis masa kini yang semakin presisi dalam proses pergantian gigi, keharmonisan kinerja antara mesin dan transmisi yang membuat konsumsi bahan bakar semakin efisien, serta kenyamanan berkendara yang ditawarkan mobil matic dalam menghadapi kepadatan jalan ibu kota membuatnya semakin digemari dan populasinya pun semakin bertambah. Walaupun transmisi otomatis dirancang untuk semakin mempermudah pengendara untuk mengendalikan mobilnya, namun ada beberapa hal atau tehnik yang perlu dipahami dalam pengoprasiannya. Dan berikut ini adalah beberapa tips mengendarai mobil matic, khususnya bagi yang baru saja berpindah dari mobil manual : Sementara mobil manual memiliki tiga pedal (gas, rem dan kopling), mobil matic hanya memiliki dua pedal (gas dan rem). Jika Anda terbiasa mengendarai mobil manual dimana kaki kanan Anda aktif bergerak mengendalikan pedal gas dan kaki kiri mengendalikan pedal rem dan kopling, saat mengendarai mobil matic Anda dapat mengistirahatkan kaki kiri Anda sepenuhnya. Jangan pernah menggunakan kaki kiri Anda untuk menginjak atau mengendalikan pedal rem karena akan memperbesar kemungkinan untuk menginjak pedal gas dan rem secara bersamaan. Hal tersebut tidak hanya dapat merusak beberapa komponen mobil, tetapi juga berbahaya. Pahami arti dan fungsi setiap simbol yang terdapat pada transmisi otomatis mobil Anda. Pada dasarnya transmisi otomatis memiliki 6 jenis simbol atau pilihan (P, R, N, D, 2 & 1). Berikut ini adalah arti dan fungsi dari masing-masing pilihan : P (Park) mengunci transmisi sepenuhnya dan digunakan pada saat mobil parkir. Pada posisi P mobil tidak dapat digerakkan ke depan ataupun ke belakang, layaknya sedang menggunakan rem tangan atau rem parkir. Pada beberapa mobil modern, kunci mobil tidak dapat dicabut jika belum berada pada posisi P. R (Reverse) fungsinya sama dengan mobil manual, yaitu posisi yang digunakan untuk membuat mobil bergerak mundur. N (Neutral) juga memiliki fungsi yang sama dengan netral pada mobil manual. Posisi ini bermanfaat pada saat mengantri macet sehingga memaksa mobil Anda untuk sering berada pada kondisi tak bergerak cukup lama. Selain mengistirahatkan kerja transmisi, posisi ini juga mengistirahatkan rem dan kaki Anda jika Anda menggunakan rem tangan sebagai alternatif untuk memastikan mobil tidak bergerak. D (Drive) adalah posisi yang digunakan dalam berkendara sehari-hari dalam kondisi jalan yang normal. Posisi ini akan secara otomatis menyesuaikan pilihan gigi yang tepat, sesuai dengan beban kerja mesin dan kecepatan. Biasanya transmisi otomatis akan berpindah ke gigi tinggi pada saat kecepatan meningkat dan berpindah ke gigi rendah saat kecepatan menurun atau posisi jalan menanjak. 2 (Gigi 2) & 1 (Gigi 1) biasa digunakan dalam menghadapi kondisi jalan yang menanjak untuk memastikan bahwa mobil memiliki tenaga yang cukup besar dan mencegah agar tidak berpindah lagi ke gigi yang lebih tinggi, serta menghadapi kondisi jalan menurun untuk memastikan bahwa mobil juga mendapatkan dukungan rem dari mesin selain daripada keempat rodanya. Pemilihannya disesuaikan dengan derajat kemiringan jalan. Penggunaan gigi yang semakin rendah dianjurkan jika konisi jalan semakin menanjak atau curam. Transmisi otomatis juga memiliki fitur Kick-Down. Fitur ini sangat bermanfaat saat Anda membutuhkan akselerasi tinggi dalam waktu cepat seperti saat menyalip kendaraan lain. Akselerasi tinggi tersebut dapat diperoleh dengan cara menekan pedal gas sedalam mungkin dengan cepat hingga mencapai kecepatan atau akselerasi yang dibutuhkan. Proses tersebut dimungkinkan dengan mempertahankan gigi rendah pada putaran mesin tinggi.
Tidak seperti mobil manual, mobil matic yang mogok akibat kehabisan setrum (aki tekor) tidak dapat dihidupkan dengan cara didorong. Oleh karena itu, Kabel Jumper merupakan perlengkapan yang wajib ada di setiap mobil matic demi semakin menunjang kenyamanan berkendara. Hal lain yang juga penting untuk diketahui adalah untuk memastikan mobil dalam konsi diam atau berhenti sepenuhnya sebelum memindahkan tuas transmisi ke posisi P atau R. Memaksa tuas transmisi untuk pindah ke posisi P atau R dalam kondisi bergerak atau berjalan hanya akan merusak gigi-gigi didalam transmisi dan kerusakan tersebut tentunya harus ditebus dengan biaya perbaikan yang mahal. Perlu diketahui bahwa transmisi otomatis juga membutuhkan perawatan khusus agar tetap dapat berfungsi dengan baik dan nyaman digunakan. Kenalilah Pertanda Transmisi Otomatis Bermasalah dan cegah dengan penanganan yang tepat sebelum hal tersebut terjadi. kunjungi juga blog lain rey "klik disini"

Jumat, 31 Januari 2014

Ayla Standar Fitting Eksterior

salam sahabat daihatsu jambi… sebelumya rey mengucapkan selamat hari raya tahun baru cina bagi sahabat daihatsu jambi… kembali rey disini memberikan info tentang ayla ,,,fokus informasi membahas tentang Ayla Standar Fitting Eksterior …semoga bermanfaat ya…^_^
kunjungi juga blog lain rey,,“klik disini”

Rabu, 29 Januari 2014

daihatsu astra jambi-Melepas Lampu Sign Xenia-rey astra

salam sahabat daihatsu... jumpa lagi di artikel rey selanjutnya...hehe... kali ini kita membahas tentang "Melepas Lampu Sign Xenia" cara yang baik dan yang benar sesuai aturan standart astra international semoga bermanfaat ... ^_^
kunjungi juga blog rey lainnya : klik disini

Selasa, 28 Januari 2014

rey daihatsu jambi-serah terima granmax blind van dengan pak aleng

pak john boy tan..alias pak aleng.... selamat bapak atas armada barunya,,pilihan yang tepat memilih granmax untuk dijadikan sahabat bisnis bapak... semoga tetap lancar jaya usahanya ya.... jika ada kendala atau keluhan hubungi rey di 085266799997 ditunggu referensinya pak.... #terimakasih......